Kasus Prita Mulyasari RS Omni Internasional


Kasus Prita Mulyasari dengan RS Omni Internasional semakin meluas karena pasalnya prita mulyasari di tuduh mencemarkan nama baik RS Omni Internasional, dengan menulis keluhan soal pelayanan rumah sakit melalui surat elektronik. Kasus Prita berawal saat berobat ke RS Omni Alam Sutra pada 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB. Dia pun di diagnosa menderita demam berdarah. Namun lantaran Prita merasa dikecewakan, dia pun menuliskan ceritanya di berbagai surat pembaca di media, termasuk media online. Ternyata surat tersenut menyebar di berbagi mendia elektronik katanya prita mulyasari melecehkan nama baik RS Omni Internasional,Prita dianggap melakukan tindak pidana setelah menulis email di milis internet yang berisi keluhan pelayanan rumah sakit itu yang dinilai buruk.

Kasus ini masih di tangani oleh konas HAM,karena kasus prita mulyasari terkait dengan kebebasan menyampekan berpendapat yang di lindungi oleh Undang-Undang negara.

"Tetapi mengapa kasus ini sudah di putuskan oleh majelis hakim yang mengetahui undang-undang malah prita mulyasari di masukan di sel tahanan??. "Dan kasus ini semakin meyebar seperti facebook haram dan juga seperti kasus penyiksaan manohara pinot yang malah pihak malaysa menuduh kalau manohara yang menghancurkan keluarga kerajaan kelaten itu".

Dan sekarang kasus prita mulyasari ini banyak yang mendukung kalau prita mulyasari tidak bersalah karena tulisan yang mengkritik pedas yang di anggap oleh RS Omni alam sutra mencemarkan nama baik RS omni.

Banyak sekali dukungan terhadap ibu rumah tangga prita, hingga ibu mega soekarno putri dan juga DPRD ikut turun tangan karena kasus prita mulyasari. Yang memang tidak bersalah padalah di Indonesia sudah jelas kalau negara Indonesia adalah negara hukum dan juga ada HAM dan di kuatkan oleh Undang-Undang. Dan menurut Tjahjo, semua bentuk pelayanan kepada masyarakat apakah itu swasta maupun pemerintah seharusnya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Baik yang mampu atau tidak mampu, baik pejabat maupun masyarakat umum.Saat dikutip di detik.com.

Sekarang kasus tersebut banyak yang melirik apa itu kalangan media masa dan juga masyarakat kalau kasus ini memang ada dugaan kalau polisi dan juga kejaksaan sudah terlalu berlebihan memihak RS Omni, untuk menjebloskan prita mulyasari kedalam sel tahanan, dan masih banyak lagi dugaan dari masyarakat, kalau ada suatu suap menyuap, karena kasus ini memang tidak sesuai dengan (UU ITE).

Dan ada gosip juga, kalau prita mulyasari di fonis tidak bersalah, prita mulyasari bisa menuntut balik atas dirinya tentang kasus pencemaran nama baik RS Omni."padahal ada pelayanan masyarakat tentang kritik dan saran, itu sudah banyak sekali di mana saja dan di tempel di dinding atau juga di loket umum tentang pelayanan masyarakat, apa baik atau buruk pelayanan di rumah sakit itu. Emalah aneh kalau kasus prita memberikan kirtik malah di tahan. Misalakan presiden atau pejabat negara mengkritik RS Omni seperti Prita ini, apa mereka juga di tuntut oleh RS Omni dan juga di tahan oleh kejaksaan??.


Artikel Terkait

1 komentar:

 
Design by Free7Blogger Template simple blogger template